Selasa, 24 April 2012
Senin, 23 April 2012
Argentometri Metode Fajans
Argentometri Metode Fajans
Indicator
adsorbsi dapat dipakai untuk titrasi
argentometri. Titrasi argentometri yang menggunakan indicator adsorbsi ini
dikenal dengan sebutan titrasi argentometri metode Fajans. Sebagai contoh
marilah kita gunakan titrasi ion klorida dengan larutan standart Ag+. Dimana
hasil reaksi dari kedua zat tersebut adalah:
Kelebihan ion Ag+ yang diberikan untuk mencapai titik akhir titrasi menyebabkan ion-ion Ag+ ini teradsorbsi pada endapan sehingga endapan bermuatan positif dan beberapa ion negative teradsorbsi dengan gaya elektrostatis sebagai counter ion.
Indikator adsorbsi merupakan pewarna, seperti diklorofluorescein yang berada dalam keadaan bermuatan negative dalam larutan titrasi akan teradsorbsi sebagai counter ion pada permukaan endapan yang bermuatan positif. Dengan terserapnya ini maka warna indicator akan berubah dimana warna diklorofluorescein menjadi berwarna merah muda. Mekanisme teradsorbsinya indicator ini ditunjukkan oleh gambar berikut ini:

Ag+(aq) +
Cl-(aq) -> AgCl(s) (endapan putih)
Endapan perak klorida membentuk endapan yang bersifat koloid. Sebelum titik
ekuivalen dicapai maka endapat akan bermuatan negative disebakkan teradsorbsinya
Cl- di seluruh permukaan endapan. Dan terdapat counter ion bermuatan positif
dari Ag+ yang teradsorbsi dengan gaya elektrostatis pada endapat. Setelah titik
ekuivalen dicapai maka tidak terdapat lagi ion Cl- yang teradsorbsi pada endapan
sehingga endapat sekarang bersifat netral.Kelebihan ion Ag+ yang diberikan untuk mencapai titik akhir titrasi menyebabkan ion-ion Ag+ ini teradsorbsi pada endapan sehingga endapan bermuatan positif dan beberapa ion negative teradsorbsi dengan gaya elektrostatis sebagai counter ion.
Indikator adsorbsi merupakan pewarna, seperti diklorofluorescein yang berada dalam keadaan bermuatan negative dalam larutan titrasi akan teradsorbsi sebagai counter ion pada permukaan endapan yang bermuatan positif. Dengan terserapnya ini maka warna indicator akan berubah dimana warna diklorofluorescein menjadi berwarna merah muda. Mekanisme teradsorbsinya indicator ini ditunjukkan oleh gambar berikut ini:
PERNAFASAN
2.6
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kapasitas vitalparu
2.6.1
Usia
Dalam
keadaan yang normal kedua paru-paru dapat menampung sebanyak ± 5liter. Waktu ekspirasi, di dalam paru-paru masih
tertinggal ± 3 liter udara. Padawaktu bernafas biasa udara yang masuk ke dalam
paru-paru 2600 cc (2,5 liter) jumlah pernafasan. Dalam keadaan
normal:
•
Orang Dewasa : 16-18 kali per menit
•
Anak-anak : 24 kali per menit
•
Bayi kira-kira : 30 kali per menitDari keterangan diatas
menunjukkan bahwa pada orang dewasa jumlah pernafasannya antara
16-18 kali per menit, pada anak-anak sekitar 24 kali per menit sedangkan pada bayi
kira-kira 30 kali per menit. Walaupun pada pernapasan pada orang dewasa lebih sedikit daripada anak-anak dan bayi, akan
tetapikapasitas vital paru orang dewasa lebih besar dibandingkan dengan
anak-anak dan bayi. Dalam keadaan tertentu keadaan tersebut akan berubah
misalnya akibat darisuatu penyakit, pernafasan bisa bertambah cepat dan
sebaliknya.Usia berhubungan dengan proses penuaan atau bertambahnya umur.
Semakintua usia seseorang maka semakin besar
kemungkinan terjadi penurunan fungsi paru.11
Faktor yang mempengaruhi sistol dan diastole
Jenis Kelamin
Volume dan kapasitas seluruh paru
pada wanita kira-kira 20 sampai 25 persenlebih
kecil daripada pria. Menurut Jan Tambayong “ Kapasitas vital pria 4.8
liter dan wanita 3,1 liter , yang artinya bahwa pria memiliki kapasitas
vital paru lebih besar daripada wanita.
Kebiasaan Merokok
Kebiasaan merokok dapat menimbulkan
gangguan paru berupa bronchitis danemfisema.
Pada kedua keadaan ini terjadi penurunan fungsi paru dibandingkandengan yang
tidak menderita penyakit tersebut. Selain itu pecandu rokok seringmenderita
penyakit batuk kronis, kepala pusing, perut mual, sukar tidur dan lain-lain.
Kalau gejala-gejala diatas tidak segera diatasi maka gejala yang lebih
buruk lagi akan terjadi, seperti
semakin sulit untuk bernapas, kecepatan pernapasan bertambah,
kapasitas vital berkurang, dan lain-lain.Merokok
dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan dan
jaringan paru-paru. Pada saluran napas besar, sel mukosamembesar (hipertrofi) dan kelenjar mucus bertambah
banyak. Pada saluran pernapasan kecil, terjadi radang ringan hingga
penyempitan akibat bertambahnyasel dan
penumpukan lendir. Pada jaringan paru terjadi peningkatan jumlah selradang dan kerusakan alveoli. Akibat perubahan
anatomi saluran napas, pada perokok akan timbul perubahan
klinisnya. Hal ini menjadi dasar utama terjadinya penyakit obstruktif paru
menahun.Menurut Joko Suyono Inhalasi asap tembakau baik primer maupun
sekunder dapat menyebabkan penyakit saluran pernafasan pada orang dewasa.
Asap rokok mengiritasi paru-paru dan
masuk ke dalam aliran darah. Merokok lebihmerendahkan kapasitas vital
peru dibandingkan beberapa bahaya kesehatan akibatkerja
Kebiasaan Olahraga
Faal paru dan
olahraga mempunyai hubungan yang timbal balik, gangguanfaal paru dapat mempengaruhi kemampuan olahraga, sebaliknya
latihan fisik yangteratur atau olahraga
dapat meningkatkan faal paru. Seseorang yang aktif dalamlatihan fisik akan
mempunyai kapasitas erobik yang lebih besar dan kebugaranyang lebih
tinggi.Kapasitas vital paru dapat
dipengaruhi oleh kebiasaan seseorang melakukanolahraga. Olahraga dapat
meningkatkan aliran darah melalui paru-paru sehingga menyebabkan oksigen
dapat berdifusi ke dalam kapiler paru dengan volume yanglebih besar atau maksimum. Kapasitas vital pada seorang atlet lebih
besar daripada orang yang tidak pernah berolahraga.2.6.5
Status Gizi
Status Gizi seseorang dapat
mempengaruhi kapasitas vital paru. Orang kurus panjang
biasanya kapasitasnya lebih dari orang gemuk pendek. Masalahkekurangan dan
kelebihan gizi pada orang dewasa (usia 18 tahun keatas)merupakan masalah penting, karena selain mempunyai
resiko penyakit-penyakittertentu,
juga dapat mempengaruhi produktivitas kerja. Oleh karena itu, pemantauan keadaan tersebut perlu dilakukan
secara berkesinambungan. Salahsatu cara adalah dengan mempertahankan
berat badan ideal atau normal.Berat badan yang berada di bawah batas minimum
dinyatakan sebagai
under weight atau kekurusan,
dan berat badan yang berada di atas batas maksimumdinyatakan sebagai over weight atau kegemukan. Orang-orang yang berada di bawah ukuran berat normal mempunyai resiko
terhadap penyakit infeksi,sementara
yang berada di atas ukuran normal mempunyai resiko tinggi terhadap penyakit
degenerative
Riwayat
Penyakit Paru
Kapasitas vital
paru akan berkurang pada penyakit paru-paru, pada penyakit jantung (yang
menimbulkan kongesti paru-paru) dan kelemahan otot paru-paru.Penyakit yang dapat mempengaruhi kapasitas paru, meliputi:
Emfisema paru kronik
Merupakan
kelainan paru dengan patofisiologi berupa infeksi kronik,kelebihan mucus, dan edema pada epitel bronchiolis yang
mengakibatkanterjadinya obstriktif dan
destruktif paru yang kompleks sebagi akibatmengkonsumsi rokok.
Pneumonia
Pneumonia ini
mengakibatkan dua kelainan utama paru yaitu penurunan luas permukaan membran pernafasan dan
menurunnya resikoventilasi perfusi. Kedua efek ini mengakibatkan menurunnya
kapasitas paru.
Atelektasi
Atelektasi
berarti alveoli paru mengempis atau kolaps. Akibatnyaterjadi penyumbatan pada alveoli sehingga tahanan aliran
darah meningkatdan terjadi penekanan dan
pelipatan pembuluh darah sehingga volume paru berkurang.
Asma
Pada penderita
asma akan terjadi penurunan kecepatan ekspirasi danvolume inspirasi.
Tuberkulosis
Pada penderita
tuberculosis stadium lanjut, banyak timbul daerahfibrosis
di seluruh paru dan mengurangi jumlah paru fungsional, sehinggamengurangi
kapasitas paru
Pemakaian APD (Pernafasan)
Alat Pelindung
Diri (APD) adalah seperangkat alat yang digunakan tenagakerja untuk melindungi sebagian atau
seluruh tubuhnya dari adanya potensi bahaya atau kecelakaan kerja. APD tidaklah secara
sempurna dapat melindungitubuh tenaga kerja, tetapi akan
dapat mengurangi tingkat keparahan yang mungkinterjadi.Pelindung pernafasan adalah alat yang penting, mengingat 90% kasuskeracunan
sebagai akibat masuknya bahan-bahan kimia beracun atau korosi lewatsaluran
pernafasan. Alat pelindung pernafasan memberikan perlindungan terhadapsumber bahaya di udara tempat kerja seperti:
pencemaran udara oleh gas (uap), pencemaran oleh partikel (debu,
asap, fumes), kekurangan O2
.Perlindungan
tenaga kerja melalui usaha-usaha teknis pengamanan tempat, peralatan
dan lingkungan kerja sangat perlu diutamakan. Namun kadang-kadangkeadaan bahaya
masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya, sehingga digunakanalat-alat
pelindung diri. Alat-alat demikian harus memenuhi persyaratan:
Nyaman dipakai
Tidak mengganggu kerja
Memberikan perlindungan efektif
terhadap jenis bahayaAlat pelindung
pernafasan dapat berupa masker untuk melindungi debu atau partikel-pertikel
yang lebih besar yang masuk ke dalam pernafasan, dapat terbuatdari kain dengan
ukuran pori-pori tertentu.
Oryza sativa
1. Klasifikasi Oryza
sativa
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas
:
Liliopsida (berkeping
satu / monokotil)
Sub
Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Genus :
Oryza
Spesies : Oryza sativa L
2.
Deskripsi Oryza sativa
Padi termasuk family Gramineae. Ciri khasnya, daun berbentuk pita dengan
tulang daun sejajar. Batang berumpun dengan akar serabut. Tinggi batang padi
rata-rata 50 cm. Namun untuk padi varietas lokal, batangnya bisa setinggi 1 m.
Contoh varietas lokal, rojo lele, bengawan, dan menthik wangi. Sementara untuk
varietas genjah, misalnya IR-36.
Batang padi berlapis-lapis yang dibentuk oleh seludang daun yang
memanjang. Batang padi mengandung banyak pembuluh darah. Hal ini disebabkan
karena lingkungan tumbuhnya berair. Pembuluh udara ini berfungsi sebagai jalan
air untuk menetes keluar. Sehingga batang tidak kelebihan air.
Buah padi atau bulir padi muncul dititik tumbuh batang. Bulir ini
berkelompok dalam satu tangkai bunga. Bunga padi mekar pada pagi hari. Bunganya
kecil, seukuran sekam. Berwarna putih, jika dilihat sekilas bentuknya seperti
tepung. Saat membuka, penyerbukan akan terjadi. Sekitar sebulan sesudahnya,
padi sudah siap dipetik. Ditandai dengan warna kuning keemasan si setiap
bulirnya.
Terna semusim, berakar
serabut; batang sangat pendek, struktur serupa batang terbentuk dari rangkaian pelepah daun yang saling menopang; daun sempurna dengan pelepah tegak, daun
berbentuk lanset, warna hijau muda hingga hijau tua, berurat daun sejajar,
tertutupi oleh rambut yang pendek dan jarang; bunga tersusun majemuk, tipe
malai bercabang, satuan bunga disebut floret, yang terletak pada satu spikelet
yang duduk pada panikula; buah tipe bulir atau kariopsis yang tidak dapat dibedakan mana
buah dan bijinya, bentuk hampir bulat hingga lonjong, ukuran 3 mm hingga 15 mm,
tertutup oleh palea dan lemma yang dalam bahasa sehari-hari disebut sekam, struktur dominan adalah endospermium yang
dimakan orang.
Erect annual grass, to 1.2 m
tall; culms angled, smooth, nearly enclosed in glabrous, strongly-nerved
leaf-sheaths; leaf-blades long, flat, 1.2 cm broad, more or less scabrous;
panicle terminal, narrow, curved or nodding to one side, 15–30 cm long, with
many long, ascending branches; spikelets strongly flattened sidewise, perfect,
ribbed pubescent, awned or awnless; palea with 2 nerves near margin; kernel
free-threshing, oblong, flattened on the sides, with long hilum, straw-colored
or yellow, from 28,000 to 44,000 per kg, depending on the varietRumput
tahunan tegak, sampai 1,2 m; culms siku, halus, hampir tertutup dalam gundul,
sangat-nerved daun-selubung; daun-pisau panjang, datar, 1,2 cm luas, lebih atau
kurang scabrous; terminal malai, sempit, melengkung atau mengangguk ke satu
sisi, 15-30 cm, dengan banyak panjang, cabang ascending; spikelets sangat pipih
ke samping, sempurna, puber, awned atau awnless beralur; Palea dengan 2 saraf
dekat margin; kernel bebas mengirik, lonjong, pipih di sisi, dengan hilus
panjang, jerami berwarna atau kuning, dari 28.000 ke 44.000 per kg, tergantung
pada varietas (Reed, 1976).
3. Kandungan Prysa sativaKKandungan Oryza sativa
Tangkai buah, buah dan batang Oryza sativa mengadung saponin, di samping
itu tangkai buah dan batangnya juga mengandung
polifenol serta tangkai buahnya juga mengandung alkaloida.
Biji mengandung
karbohidrat, dextrin, arabanoxylan, xylan, phytin, glutelin, enzim (phytase,
lypase dan diastase) dan vitamin B1.
Tangkai buag Oryza satiTTTTTTTTTTTTTTT
4. kkkkkkKhasiat Oryza sativa
Tangkai buah Oryza sativa berkhasiat untuk penyubur rambut dan kulit ari,
obat beri-beri, lambung dan limpa lemah, tidak nafsu makan, gangguan
pencernaan, rasa penuh di dada dan perut, tangan dan kaki rasa kesemutan.
Selaput biji berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan, lambung dan limpa lemah, tidak nafsu makan, ,
rasa penuh di dada dan perut, beri-beri,
serta tangan dan kaki rasa kesemutan, baal.
Tangkai buah berkhasiat untuk mengatasi rambut kotor, dan keguguran.
Biji (beras) berkhasiat untuk mengatasi demam, diare, gondongan, rematik,
keseleo, radang payudara, radang kulit, dan bisul.
Akar berkhasiat untuk mengatasi keringat berlebiban, berkeringat spontan,
dan filariasis.
Akar
bersifat hangat dan manis. Berkhasiat menghilangkan keringat, membunuh cacing
(antelmintik), dan sebagai penawar racun.
Selaput
biji (kulit ari) bersifat manis, netral, serta masuk meridian limpa dan
lambung. Berkhasiat memelihara lambung, memperkuat limpa, meningkatkan nafsu
makan dan antineuritis.
Pati
beras berkhasiat sebagai pelembut kulit, peluruh kencing dan pendingin.
Tangl\TTTTTT
5. Kunci Determinan KKunci Determinan Oryza sativa
1b… 2b…3b… 4a…
5a641
5/55
FARMASI DAN FISIKA
Apa Hubungannya dunia farmasi dengan
Ilmu fisika?
Hubungannya bahwa Ilmu farmasi tidak
bisa berdiri sendiri, melainkan ilmu gabungan dari berbagai bidang
ilmu,diantaranya: ilmu kimia, ilmu biologi (manusia, hewan, dan tumbuhan),
matematika, dsb. Maka dari itu ada yangmengatakan bahwa farmasi adalah
seni.Hubungannya dengan fisika yaitu, bahwa senyawa obat memiliki sifat fisika
yang berbeda antara yang satu denganyang
lainnya.
Sebutkan sifat-sifat fisika dari
suatu senyawa obat???
Sifat-sifat fisika zat atau senyawa
obat diantaranya:
1.Kelarutan
2.Titik leleh
3.Titik didih
4.Rumus
struktur
5.Berat
molekul
Apa Hubungannya sifat sifat fisika
tersebut dengan kefarmasian???
Penjelasan
1.Suatu zat
(obat) sangat kecil kemungkinannya dipakai atau diberikan dalam bentuk murni,
maka dari itu perludibuat sesuai kebutuhan seperti obat
sirup (parasetamol) untuk anak-anak dan obat dengan sediaan padat (Tablet)untuk dewasa.pertanyaannya.: apakah suatu
senyawa obat bisa dibuat sediaan sirup dengan mudah atau tidak dan apakah
senyawaobat bisa dibuat sedian tablet dengan mudah atau tidak???Maka seorang
farmasis harus tau sifat-sifat fisika dan kimia dari suatu bahan atau seny
obat.
2. Perlu di fikirkan cara pemberian
obat yang sesuai: oral, topikal atau parenteral.
3. Perlu difikirkan Pelepasan zat
aktif obat
4. Perlu difikirkan ukuran molekul,
kepolaran molekul, dan sifat molekul sehingga menghasilkan efek/respon biologis
Langganan:
Komentar (Atom)
