Senin, 23 April 2012

Argentometri Metode Fajans

Argentometri Metode Fajans

Indicator adsorbsi dapat dipakai untuk titrasi argentometri. Titrasi argentometri yang menggunakan indicator adsorbsi ini dikenal dengan sebutan titrasi argentometri metode Fajans. Sebagai contoh marilah kita gunakan titrasi ion klorida dengan larutan standart Ag+. Dimana hasil reaksi dari kedua zat tersebut adalah:
Ag+(aq)  + Cl-(aq) -> AgCl(s)  (endapan putih)
Endapan perak klorida membentuk endapan yang bersifat koloid. Sebelum titik ekuivalen dicapai maka endapat akan bermuatan negative disebakkan teradsorbsinya Cl- di seluruh permukaan endapan. Dan terdapat counter ion bermuatan positif dari Ag+ yang teradsorbsi dengan gaya elektrostatis pada endapat. Setelah titik ekuivalen dicapai maka tidak terdapat lagi ion Cl- yang teradsorbsi pada endapan sehingga endapat sekarang bersifat netral.
Kelebihan ion Ag+ yang diberikan untuk mencapai titik akhir titrasi menyebabkan ion-ion Ag+ ini teradsorbsi pada endapan sehingga endapan bermuatan positif dan beberapa ion negative teradsorbsi dengan gaya elektrostatis sebagai counter ion.
Indikator adsorbsi merupakan pewarna, seperti diklorofluorescein yang berada dalam keadaan bermuatan negative dalam larutan titrasi akan teradsorbsi sebagai counter ion pada permukaan endapan yang bermuatan positif. Dengan terserapnya ini maka warna indicator akan berubah dimana warna diklorofluorescein menjadi berwarna merah muda. Mekanisme teradsorbsinya indicator ini ditunjukkan oleh gambar berikut ini:
mekanismeindikatoradsorbsi

PERNAFASAN

2.6 Faktor-faktor yang berhubungan dengan kapasitas vitalparu
2.6.1
Usia
 Dalam keadaan yang normal kedua paru-paru dapat menampung sebanyak ± 5liter. Waktu ekspirasi, di dalam paru-paru masih tertinggal ± 3 liter udara. Padawaktu bernafas biasa udara yang masuk ke dalam paru-paru 2600 cc (2,5 liter) jumlah pernafasan. Dalam keadaan normal:
Orang Dewasa : 16-18 kali per menit
Anak-anak : 24 kali per menit
Bayi kira-kira : 30 kali per menitDari keterangan diatas menunjukkan bahwa pada orang dewasa jumlah pernafasannya antara 16-18 kali per menit, pada anak-anak sekitar 24 kali per menit sedangkan pada bayi kira-kira 30 kali per menit. Walaupun pada pernapasan pada orang dewasa lebih sedikit daripada anak-anak dan bayi, akan tetapikapasitas vital paru orang dewasa lebih besar dibandingkan dengan anak-anak dan bayi. Dalam keadaan tertentu keadaan tersebut akan berubah misalnya akibat darisuatu penyakit, pernafasan bisa bertambah cepat dan sebaliknya.Usia berhubungan dengan proses penuaan atau bertambahnya umur. Semakintua usia seseorang maka semakin besar kemungkinan terjadi penurunan fungsi paru.11
 
Faktor yang mempengaruhi sistol dan diastole

 Jenis Kelamin

Volume dan kapasitas seluruh paru pada wanita kira-kira 20 sampai 25 persenlebih kecil daripada pria. Menurut Jan Tambayong “ Kapasitas vital pria 4.8 liter dan wanita 3,1 liter , yang artinya bahwa pria memiliki kapasitas vital paru lebih besar daripada wanita.


 Kebiasaan Merokok 

Kebiasaan merokok dapat menimbulkan gangguan paru berupa bronchitis danemfisema. Pada kedua keadaan ini terjadi penurunan fungsi paru dibandingkandengan yang tidak menderita penyakit tersebut. Selain itu pecandu rokok seringmenderita penyakit batuk kronis, kepala pusing, perut mual, sukar tidur dan lain-lain. Kalau gejala-gejala diatas tidak segera diatasi maka gejala yang lebih buruk lagi akan terjadi, seperti semakin sulit untuk bernapas, kecepatan pernapasan bertambah, kapasitas vital berkurang, dan lain-lain.Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan dan jaringan paru-paru. Pada saluran napas besar, sel mukosamembesar (hipertrofi) dan kelenjar mucus bertambah banyak. Pada saluran pernapasan kecil, terjadi radang ringan hingga penyempitan akibat bertambahnyasel dan penumpukan lendir. Pada jaringan paru terjadi peningkatan jumlah selradang dan kerusakan alveoli. Akibat perubahan anatomi saluran napas, pada perokok akan timbul perubahan klinisnya. Hal ini menjadi dasar utama terjadinya penyakit obstruktif paru menahun.Menurut Joko Suyono Inhalasi asap tembakau baik primer maupun sekunder dapat menyebabkan penyakit saluran pernafasan pada orang dewasa. Asap rokok mengiritasi paru-paru dan masuk ke dalam aliran darah. Merokok lebihmerendahkan kapasitas vital peru dibandingkan beberapa bahaya kesehatan akibatkerja

 Kebiasaan Olahraga

Faal paru dan olahraga mempunyai hubungan yang timbal balik, gangguanfaal paru dapat mempengaruhi kemampuan olahraga, sebaliknya latihan fisik yangteratur atau olahraga dapat meningkatkan faal paru. Seseorang yang aktif dalamlatihan fisik akan mempunyai kapasitas erobik yang lebih besar dan kebugaranyang lebih tinggi.Kapasitas vital paru dapat dipengaruhi oleh kebiasaan seseorang melakukanolahraga. Olahraga dapat meningkatkan aliran darah melalui paru-paru sehingga menyebabkan oksigen dapat berdifusi ke dalam kapiler paru dengan volume yanglebih besar atau maksimum. Kapasitas vital pada seorang atlet lebih besar daripada orang yang tidak pernah berolahraga.2.6.5

Status Gizi

Status Gizi seseorang dapat mempengaruhi kapasitas vital paru. Orang kurus panjang biasanya kapasitasnya lebih dari orang gemuk pendek. Masalahkekurangan dan kelebihan gizi pada orang dewasa (usia 18 tahun keatas)merupakan masalah penting, karena selain mempunyai resiko penyakit-penyakittertentu, juga dapat mempengaruhi produktivitas kerja. Oleh karena itu, pemantauan keadaan tersebut perlu dilakukan secara berkesinambungan. Salahsatu cara adalah dengan mempertahankan berat badan ideal atau normal.Berat badan yang berada di bawah batas minimum dinyatakan sebagai
under weight  atau kekurusan, dan berat badan yang berada di atas batas maksimumdinyatakan sebagai over weight atau kegemukan. Orang-orang yang berada di bawah ukuran berat normal mempunyai resiko terhadap penyakit infeksi,sementara yang berada di atas ukuran normal mempunyai resiko tinggi terhadap penyakit degenerative




 Riwayat Penyakit Paru

Kapasitas vital paru akan berkurang pada penyakit paru-paru, pada penyakit jantung (yang menimbulkan kongesti paru-paru) dan kelemahan otot paru-paru.Penyakit yang dapat mempengaruhi kapasitas paru, meliputi:

Emfisema paru kronik 

Merupakan kelainan paru dengan patofisiologi berupa infeksi kronik,kelebihan mucus, dan edema pada epitel bronchiolis yang mengakibatkanterjadinya obstriktif dan destruktif paru yang kompleks sebagi akibatmengkonsumsi rokok.

Pneumonia

Pneumonia ini mengakibatkan dua kelainan utama paru yaitu penurunan luas permukaan membran pernafasan dan menurunnya resikoventilasi perfusi. Kedua efek ini mengakibatkan menurunnya kapasitas paru.

Atelektasi
 
Atelektasi berarti alveoli paru mengempis atau kolaps. Akibatnyaterjadi penyumbatan pada alveoli sehingga tahanan aliran darah meningkatdan terjadi penekanan dan pelipatan pembuluh darah sehingga volume paru berkurang.

Asma

Pada penderita asma akan terjadi penurunan kecepatan ekspirasi danvolume inspirasi.

Tuberkulosis

Pada penderita tuberculosis stadium lanjut, banyak timbul daerahfibrosis di seluruh paru dan mengurangi jumlah paru fungsional, sehinggamengurangi kapasitas paru

 Pemakaian APD (Pernafasan)

Alat Pelindung Diri (APD) adalah seperangkat alat yang digunakan tenagakerja untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuhnya dari adanya potensi bahaya atau kecelakaan kerja. APD tidaklah secara sempurna dapat melindungitubuh tenaga kerja, tetapi akan dapat mengurangi tingkat keparahan yang mungkinterjadi.Pelindung pernafasan adalah alat yang penting, mengingat 90% kasuskeracunan sebagai akibat masuknya bahan-bahan kimia beracun atau korosi lewatsaluran pernafasan. Alat pelindung pernafasan memberikan perlindungan terhadapsumber bahaya di udara tempat kerja seperti: pencemaran udara oleh gas (uap), pencemaran oleh partikel (debu, asap, fumes), kekurangan O2

.Perlindungan tenaga kerja melalui usaha-usaha teknis pengamanan tempat, peralatan dan lingkungan kerja sangat perlu diutamakan. Namun kadang-kadangkeadaan bahaya masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya, sehingga digunakanalat-alat pelindung diri. Alat-alat demikian harus memenuhi persyaratan:

 Nyaman dipakai

Tidak mengganggu kerja

Memberikan perlindungan efektif terhadap jenis bahayaAlat pelindung pernafasan dapat berupa masker untuk melindungi debu atau partikel-pertikel yang lebih besar yang masuk ke dalam pernafasan, dapat terbuatdari kain dengan ukuran pori-pori tertentu.

Oryza sativa


 

1.       Klasifikasi Oryza sativa

Kingdom       :  Plantae (Tumbuhan)
Divisi             :  Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas              :  Liliopsida (berkeping satu / monokotil) 
      Sub Kelas      :  Commelinidae
Ordo              :  Poales
Famili            :  Poaceae (suku rumput-rumputan)
Genus            :  Oryza
Spesies           :  Oryza sativa L

2.     Deskripsi Oryza sativa
Padi termasuk family Gramineae. Ciri khasnya, daun berbentuk pita dengan tulang daun sejajar. Batang berumpun dengan akar serabut. Tinggi batang padi rata-rata 50 cm. Namun untuk padi varietas lokal, batangnya bisa setinggi 1 m. Contoh varietas lokal, rojo lele, bengawan, dan menthik wangi. Sementara untuk varietas genjah, misalnya IR-36.
Batang padi berlapis-lapis yang dibentuk oleh seludang daun yang memanjang. Batang padi mengandung banyak pembuluh darah. Hal ini disebabkan karena lingkungan tumbuhnya berair. Pembuluh udara ini berfungsi sebagai jalan air untuk menetes keluar. Sehingga batang tidak kelebihan air.
Buah padi atau bulir padi muncul dititik tumbuh batang. Bulir ini berkelompok dalam satu tangkai bunga. Bunga padi mekar pada pagi hari. Bunganya kecil, seukuran sekam. Berwarna putih, jika dilihat sekilas bentuknya seperti tepung. Saat membuka, penyerbukan akan terjadi. Sekitar sebulan sesudahnya, padi sudah siap dipetik. Ditandai dengan warna kuning keemasan si setiap bulirnya.
Terna semusim, berakar serabut; batang sangat pendek, struktur serupa batang terbentuk dari rangkaian pelepah daun yang saling menopang; daun sempurna dengan pelepah tegak, daun berbentuk lanset, warna hijau muda hingga hijau tua, berurat daun sejajar, tertutupi oleh rambut yang pendek dan jarang; bunga tersusun majemuk, tipe malai bercabang, satuan bunga disebut floret, yang terletak pada satu spikelet yang duduk pada panikula; buah tipe bulir atau kariopsis yang tidak dapat dibedakan mana buah dan bijinya, bentuk hampir bulat hingga lonjong, ukuran 3 mm hingga 15 mm, tertutup oleh palea dan lemma yang dalam bahasa sehari-hari disebut sekam, struktur dominan adalah endospermium yang dimakan orang.
Erect annual grass, to 1.2 m tall; culms angled, smooth, nearly enclosed in glabrous, strongly-nerved leaf-sheaths; leaf-blades long, flat, 1.2 cm broad, more or less scabrous; panicle terminal, narrow, curved or nodding to one side, 15–30 cm long, with many long, ascending branches; spikelets strongly flattened sidewise, perfect, ribbed pubescent, awned or awnless; palea with 2 nerves near margin; kernel free-threshing, oblong, flattened on the sides, with long hilum, straw-colored or yellow, from 28,000 to 44,000 per kg, depending on the varietRumput tahunan tegak, sampai 1,2 m; culms siku, halus, hampir tertutup dalam gundul, sangat-nerved daun-selubung; daun-pisau panjang, datar, 1,2 cm luas, lebih atau kurang scabrous; terminal malai, sempit, melengkung atau mengangguk ke satu sisi, 15-30 cm, dengan banyak panjang, cabang ascending; spikelets sangat pipih ke samping, sempurna, puber, awned atau awnless beralur; Palea dengan 2 saraf dekat margin; kernel bebas mengirik, lonjong, pipih di sisi, dengan hilus panjang, jerami berwarna atau kuning, dari 28.000 ke 44.000 per kg, tergantung pada varietas (Reed, 1976).

3.     Kandungan Prysa sativaKKandungan Oryza sativa
Tangkai buah, buah dan batang Oryza sativa mengadung saponin, di samping itu tangkai buah dan batangnya juga mengandung  polifenol serta tangkai buahnya juga mengandung alkaloida.
Biji mengandung karbohidrat, dextrin, arabanoxylan, xylan, phytin, glutelin, enzim (phytase, lypase dan diastase) dan vitamin B1.
 Tangkai buag Oryza satiTTTTTTTTTTTTTTT
4.     kkkkkkKhasiat Oryza sativa
Tangkai buah Oryza sativa berkhasiat untuk penyubur rambut dan kulit ari, obat beri-beri, lambung dan limpa lemah, tidak nafsu makan, gangguan pencernaan, rasa penuh di dada dan perut, tangan dan kaki rasa kesemutan.
Selaput biji berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan,  lambung dan limpa lemah, tidak nafsu makan, , rasa penuh di dada dan  perut, beri-beri, serta tangan dan kaki rasa kesemutan, baal.
Tangkai buah berkhasiat untuk mengatasi rambut kotor, dan keguguran.
Biji (beras) berkhasiat untuk mengatasi demam, diare, gondongan, rematik, keseleo, radang payudara, radang kulit, dan bisul.
Akar berkhasiat untuk mengatasi keringat berlebiban, berkeringat spontan, dan filariasis.
Akar bersifat hangat dan manis. Berkhasiat menghilangkan keringat, membunuh cacing (antelmintik), dan sebagai penawar racun. 
Selaput biji (kulit ari) bersifat manis, netral, serta masuk meridian limpa dan lambung. Berkhasiat memelihara lambung, memperkuat limpa, meningkatkan nafsu makan dan antineuritis. 
Pati beras berkhasiat sebagai pelembut kulit, peluruh kencing dan pendingin. 
 Tangl\TTTTTT
5.     Kunci Determinan KKunci Determinan Oryza sativa
1b… 2b…3b… 4a… 5a641
5/55

FARMASI DAN FISIKA


Apa Hubungannya dunia farmasi dengan Ilmu fisika?

Hubungannya bahwa Ilmu farmasi tidak bisa berdiri sendiri, melainkan ilmu gabungan dari berbagai bidang ilmu,diantaranya: ilmu kimia, ilmu biologi (manusia, hewan, dan tumbuhan), matematika, dsb. Maka dari itu ada yangmengatakan bahwa farmasi adalah seni.Hubungannya dengan fisika yaitu, bahwa senyawa obat memiliki sifat fisika yang berbeda antara yang satu denganyang lainnya.

Sebutkan sifat-sifat fisika dari suatu senyawa obat???
Sifat-sifat fisika zat atau senyawa obat diantaranya:

1.Kelarutan
2.Titik leleh
3.Titik didih
4.Rumus struktur
5.Berat molekul

Apa Hubungannya sifat sifat fisika tersebut dengan kefarmasian???

Penjelasan

1.Suatu zat (obat) sangat kecil kemungkinannya dipakai atau diberikan dalam bentuk murni, maka dari itu perludibuat sesuai kebutuhan seperti obat sirup (parasetamol) untuk anak-anak dan obat dengan sediaan padat (Tablet)untuk dewasa.pertanyaannya.: apakah suatu senyawa obat bisa dibuat sediaan sirup dengan mudah atau tidak dan apakah senyawaobat bisa dibuat sedian tablet dengan mudah atau tidak???Maka seorang farmasis harus tau sifat-sifat fisika dan kimia dari suatu bahan atau seny obat.

2. Perlu di fikirkan cara pemberian obat yang sesuai: oral, topikal atau parenteral.

3. Perlu difikirkan Pelepasan zat aktif obat

4. Perlu difikirkan ukuran molekul, kepolaran molekul, dan sifat molekul sehingga menghasilkan efek/respon biologis