1. Klasifikasi Oryza
sativa
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas
:
Liliopsida (berkeping
satu / monokotil)
Sub
Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Genus :
Oryza
Spesies : Oryza sativa L
2.
Deskripsi Oryza sativa
Padi termasuk family Gramineae. Ciri khasnya, daun berbentuk pita dengan
tulang daun sejajar. Batang berumpun dengan akar serabut. Tinggi batang padi
rata-rata 50 cm. Namun untuk padi varietas lokal, batangnya bisa setinggi 1 m.
Contoh varietas lokal, rojo lele, bengawan, dan menthik wangi. Sementara untuk
varietas genjah, misalnya IR-36.
Batang padi berlapis-lapis yang dibentuk oleh seludang daun yang
memanjang. Batang padi mengandung banyak pembuluh darah. Hal ini disebabkan
karena lingkungan tumbuhnya berair. Pembuluh udara ini berfungsi sebagai jalan
air untuk menetes keluar. Sehingga batang tidak kelebihan air.
Buah padi atau bulir padi muncul dititik tumbuh batang. Bulir ini
berkelompok dalam satu tangkai bunga. Bunga padi mekar pada pagi hari. Bunganya
kecil, seukuran sekam. Berwarna putih, jika dilihat sekilas bentuknya seperti
tepung. Saat membuka, penyerbukan akan terjadi. Sekitar sebulan sesudahnya,
padi sudah siap dipetik. Ditandai dengan warna kuning keemasan si setiap
bulirnya.
Terna semusim, berakar
serabut; batang sangat pendek, struktur serupa batang terbentuk dari rangkaian pelepah daun yang saling menopang; daun sempurna dengan pelepah tegak, daun
berbentuk lanset, warna hijau muda hingga hijau tua, berurat daun sejajar,
tertutupi oleh rambut yang pendek dan jarang; bunga tersusun majemuk, tipe
malai bercabang, satuan bunga disebut floret, yang terletak pada satu spikelet
yang duduk pada panikula; buah tipe bulir atau kariopsis yang tidak dapat dibedakan mana
buah dan bijinya, bentuk hampir bulat hingga lonjong, ukuran 3 mm hingga 15 mm,
tertutup oleh palea dan lemma yang dalam bahasa sehari-hari disebut sekam, struktur dominan adalah endospermium yang
dimakan orang.
Rumput
tahunan tegak, sampai 1,2 m; culms siku, halus, hampir tertutup dalam gundul,
sangat-nerved daun-selubung; daun-pisau panjang, datar, 1,2 cm luas, lebih atau
kurang scabrous; terminal malai, sempit, melengkung atau mengangguk ke satu
sisi, 15-30 cm, dengan banyak panjang, cabang ascending; spikelets sangat pipih
ke samping, sempurna, puber, awned atau awnless beralur; Palea dengan 2 saraf
dekat margin; kernel bebas mengirik, lonjong, pipih di sisi, dengan hilus
panjang, jerami berwarna atau kuning, dari 28.000 ke 44.000 per kg, tergantung
pada varietas (Reed, 1976).
3. Kandungan Oryza sativa
Tangkai buah, buah dan batang Oryza sativa mengadung saponin, di samping
itu tangkai buah dan batangnya juga mengandung
polifenol serta tangkai buahnya juga mengandung alkaloida.
Biji mengandung
karbohidrat, dextrin, arabanoxylan, xylan, phytin, glutelin, enzim (phytase,
lypase dan diastase) dan vitamin B1.
4. Khasiat Oryza sativa
Tangkai buah Oryza sativa berkhasiat untuk penyubur rambut dan kulit ari,
obat beri-beri, lambung dan limpa lemah, tidak nafsu makan, gangguan
pencernaan, rasa penuh di dada dan perut, tangan dan kaki rasa kesemutan.
Selaput biji berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan, lambung dan limpa lemah, tidak nafsu makan, ,
rasa penuh di dada dan perut, beri-beri,
serta tangan dan kaki rasa kesemutan, baal.
Tangkai buah berkhasiat untuk mengatasi rambut kotor, dan keguguran.
Biji (beras) berkhasiat untuk mengatasi demam, diare, gondongan, rematik,
keseleo, radang payudara, radang kulit, dan bisul.
Akar berkhasiat untuk mengatasi keringat berlebiban, berkeringat spontan,
dan filariasis.
Akar
bersifat hangat dan manis. Berkhasiat menghilangkan keringat, membunuh cacing
(antelmintik), dan sebagai penawar racun.
Selaput
biji (kulit ari) bersifat manis, netral, serta masuk meridian limpa dan
lambung. Berkhasiat memelihara lambung, memperkuat limpa, meningkatkan nafsu
makan dan antineuritis.
Pati
beras berkhasiat sebagai pelembut kulit, peluruh kencing dan pendingin.
5. Kunci Determinan Oryza sativa
1b… 2b…3b… 4a…
5a
Tidak ada komentar:
Posting Komentar